Klik & Konversi Rendah? Ini 3 Cara Untuk Memperbaikinya

Img: Konversi Rendah? Ini 3 Cara Untuk Memperbaikinya

Kamu tidak mendapatkan klik dan konversi yang cukup? 3 masalah utama saat menjadi publishers adalah:

  1. Tidak mengerti audiensmu – Kamu menciptakan konten dan mempromosikan sebuah offer yang tidak menarik untuk audiensmu.
  2. Promosi yang kurang – Kontenmu tidak mempromosikan sebuah produk secara menarik.
  3. Kamu tidak mendorong audiens untuk mengklik tautan

Jangan khawatir. Kami akan membantumu bagaimana kamu dapat memperbaiki semua masalah ini, dan kamu bisa mendapatkan penghasilan sampai dengan USD 100 bersama Involve Asia hanya dalam hitungan minggu.

Yuk kita mulai melihat permasalahan Publishers pada umumnya:

Kenali Audiensmu dan Apa Yang Menarik Bagi Mereka

Hal yang pertama yang kamu harus tahu adalah kenali followersmu di sosial media, atau traffic websitemu, ataupun subscribers-mu di YouTube.

Untungnya, kebanyakan platform sendiri memiliki statistics tool yang dapat kamu gunakan! Kamu dapat fokus ke-empat metrics berikut

  1. Lokasi Geografi
  2. Bahasa
  3. Umur
  4. Jenis Kelamin

Ini adalah contoh lokasi geografi audiensmu yang menjangkau 4 hal:

Dengan mengenali 4 demografi berikut, kamu dapat memprediksi produk apa yang menarik untuk audiensmu.

Sebagai contoh, jika rata-rata audiensmu adalah perempuan, berumur 24 kebawah, ada kemungkinan yang besar mereka tertarik pada fashion ataupun produk makeup.

Atau, jika rata-rata audiensmu adalah laki-laki, berumur 30 tahun keatas, ada kemungkinan mereka tertarik pada finansial maupun elektronik.

Now you know who your audience is and what they most likely want, let’s continue to match relevant Offers to your audience: Sekarang, jika kamu sudah mengetahui audiensmu, dan apa yang menarik untuk mereka, kita bisa memulai untuk mempromosikan offer yang relevan untuk audiensmu.

Ciptakan Konten Berkualitas: Berikan Apa Yang Audiensmu Inginkan.

Ada 4 cara bagaimana untuk menciptakan dan mempromosikan konten berkualitas:

Promosikan produk populer yang sedang trending & diskon.

Jika kamu baru memulai, kami bisa merekomendasikan kepada kamu untuk mempromosikan produk yang sedang trending agar audiensmu tertarik dan dapat melakukan pembelian.

Contoh termudah adalah iPhone. 1 dari 4 smartphone adalah Apple iPhone. Jadi iPhone adalah sebuah produk yang menarik untuk dipromosikan

Tambahkan Gambar Simpel dan Menarik.

Gambar itu penting. Orang-orang akan lebih tertarik untung mengklik tautan jika kamu memiliki gambar yang simpel dan menarik.

Mari kita lihat sebuah contoh post dimana sebuah gambar di bagian kiri lebih terlihat tidak berantakan dibandingkan gambar di sebelah kanan yang simpel tapi menarik

 Source: Jimat Kaki Facebook

Gambar di sebelah kiri lebih membingungkan karena terdapat banyak sekali hal yang dipromosikan. Ini akan membuat audiens mu bingung.

Di sebelah kanan adalah gambar burger dari McDonald’s yang terbaru. Audiens mu akan langsung mengetahui pesan dari postingan tersebut dan mengetahui apa yang harus dilakukan, seperti mengklik tautan.

Buat Review, Tutorial, atau Daftar Resource dari Produk yang Dipromosikan

Selain memberikan diskon untuk barang-barang populer, kamu dapat melangkah lebih jauh dengan membuat ulasan yang jujur ​​tentang produk yang ingin Anda promosikan.

Hal baiknya adalah bahwa orang-orang yang mencari ulasan online biasanya lebih dekat ke fase pembelian, sehingga meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan konversi.

Berikut adalah contoh ulasan WiFi mesh, strategi konten yang bagus karena banyak orang bekerja dari rumah dan perlu meningkatkan koneksi WiFi rumah mereka.

Kebanyakan orang tidak akan tahu model mana yang harus dipilih, jadi ulasan komprehensif seperti ini akan bermanfaat bagi pembaca:

Selain review teks, video YouTube sedang menjadi tren saat ini karena audiens dapat memvisualisasikan dan mendengar produk melalui video dengan lebih baik daripada teks dan gambar.

Waktu adalah Segalanya

Mari kita ambil contoh untuk mempromosikan acara besar seperti Tahun Baru Imlek atau promosi Natal. Audiens biasanya akan berbelanja hadiah sekitar 1 hingga 2 minggu sebelum hari raya.

Jadi jika Anda baru mulai mempromosikan 2 hari sebelum Tahun Baru Imlek atau Natal, kemungkinan besar akan terlambat, karena kebanyakan orang sudah membeli hadiah mereka.

Lihatlah Jimat Kaki, yang mulai mempromosikan promosi Tahun Baru Imlek 2 minggu sebelum liburan sebenarnya, memberi mereka banyak waktu tunggu bagi konsumen untuk membeli hadiah:

Catat periode perayaan di kalender lokal Anda dan buat konten untuk itu sebelumnya.

Buatlah CTA Yang Jelas

Beberapa Penerbit memiliki foto yang luar biasa dan mempromosikan produk trending yang tepat. Namun ketika kami menganalisis mengapa mereka tidak mendapatkan cukup klik dan konversi, itu karena mereka tidak membuat Click to Action (CTA) cukup jelas.

Mari kita lihat postingan Jimat Kaki tentang produk perawatan kulit Korea. Setelah paragraf singkat mempromosikan produk, mereka menyertakan CTA, “Klik untuk membeli”, untuk memberi tahu orang-orang apa yang harus dilakukan selanjutnya dan dimana membelinya:

Source: Jimat Kaki Facebook

CTA Anda harus meyakinkan dan mengarahkan orang agar mengklik artikel. Gunakan CTA sekunder seperti Pelajari Lebih Lanjut untuk orang yang belum siap membeli.

Setelah itu….

Kenali audiens Anda – hanya buat konten yang mereka inginkan

Buat konten berkualitas – untuk mempromosikan Penawaran dengan cara terbaik seperti Ulasan

Kami harap ini membantu. Masuk ke dashboard Anda di bawah ini untuk melihat Penawaran terbaru untuk dipromosikan: